Kamis, 28 Juni 2012





Menantimu...


Berapa bintang lagi yg mesti ku tatap... Semuanya sudah ku saksikan disetiap malam-malamku...
Malam dimana aku menunggumu kembali, kembali utk melihat bintang bersamaku lagi...

Pohon yg ku sandarkan ini terkelupas merindukan punggungmu...
Kunang-kunang lusuh padam menanti hadirmu...
Sama sepertiku...
Namun...
Setiap kali aku bertanya pada langit, "apakah seseorang yg telah mati bisa hidup kembali?"
Langitpun menangis, mungkin krn iba melihatku...

Aku benar-benar tak mau tau, entah berapa banyak air mataku yg sudah menyatu dgn hujan...
Aku jg ikut menangis... menangis... menangis...
Dan tak akan ku hentikan sebelum angin berbisik di telingaku bahwa kau akan datang...







 Hadiah Terindah

Air mata apa lagi ini... Aku tidak sedang bersedih... Debu pun tak hinggap dimataku... Saat ini aq hanya sedang teringat  padamu, lalu kenapa mata ini berair ? Aku yakin aku tdk sedang menangisi orang jahat sepertimu ! Ku tahu ini nyata air mata kebahagiaan... Karena ku tlah sadar, meninggalkanmu adalah hadiah terbaik yg pernah aku berikan kepada diriku sendiri...




Ganti warna lipstikmu !


Kau slalu mempertontonkan silat lidah yg baik di depanku...
Terkadang, kau menjilat apa yang sudah kau ucapkan menggunakan lidah orang lain...
Kau tak pernah belajar dari burung...
Ia mengeluarkan kicauan indah dibalik paruhnya yg hitam...
Sedangkan kau, mengeluarkan kicauan hitam dibalik bibir yg indah...
Kau ganti saja warna lipstikmu !
Warna merah muda terlalu indah menempel di bibir seperti itu...




 Membenci Embun


Ku membenci embun yg tak setia pada daun...

Yang beranjak pergi bila pagi menepi...

Udara segarpun lenyap tertimbun debu jalanan...

Hanya menyisakan kepelikan di dalam denyut kehidupan...

Ku membenci embun seutuhnya...

Yang memberikan harapan sesaat...

Lalu membiarkan segalanya hancur...





Bebaskan

Buat apa aku berjalan bersamamu jika aku tak boleh menggunakan kakiku sendiri...

Bagaimana mungkin aku dapat memelukmu jika tanganku kau belenggu...

Ku ingin bebas, sejenak menikmati sisi bahagia dari arti kebersamaan kita slama ini...

Karena bila nanti aku yg mesti mati lebih dulu, ku tak mau kau membunuhku dengan cara seperti ini...

Rabu, 27 Juni 2012

 

 

 

Bunuhlah aku dlm warna kesukaanku


Berikan aq secangkir air darimu, ku harap itu racun yg akan membunuhku...Hentikan penderitaan disetiap hela nafasku, ciptakan hari ini menjadi hari yg terakhir dlm hidupku...
Ku jera hadapi dunia, hanya teriakan yg lahir disetiap detikku...Ku terkapar melawan takdir, takkan bisa berdiri sampai penyakit ini pergi...
Tersiksa seakan tiada batas, kejamnya rasa sakit tlah memperbudak kebahagiaanku...Ingin rasanya kubeli nyawa pengganti,walau itu hanya semu dan takkan berarti...
Tlah ku tunggu mukjizat terhebat, namun belaian malaikat jg tak bisa menyembuhkanku...Ku tergenang di pekatnya hidup, sakit ini tega menenggelamkan rakit mimpiku...
Walau ajal pasti menemuiku, tak kurelakan penyakit ini yg memejamkan mataku...Matikanlah aq dgn cara yg lebih indah, bunuhlah aq dlm warna kesukaanku...





Perasaan


Tuhan...
Cabut rasa cintaku ini...
Dan tanamkanlah kebencian dihatiku...
Jgnlah kau biarkan cinta ini berlama-lama bermukim dihatiku...
Ku tak ingin cinta ini membeku di hatiku sehingga aq tak sanggup lg utk mencairkannya...
Ku ingin sekali terbebas dari perasaan cinta ini,,perasaan cinta yg terus memaksa dan mengikatku...
Cinta ini telah menyerang perasaanku begitu dalam,hingga aq tak punya kekuatan lg utk mencabutnya...
Tuhan...
Tolong kau hilangkan wajahnya dr otakku,,ku tak mw lg setiap aq berfikir slalu teringat senyumnya...
Tuhan...
Tolong kau hapus namanya dihatiku,,ku tak mw lg saat aq merasa,hatiku selalu merasakan keberadaannya...
Tuhan...
Tolong kau berikan aq jalan yg baru,,karna aq tak mw lg melihat jejak2 langkahnya bersamaku..
Tuhan...
Entah kenapa aq merasa lebih bahagia jika bisa melupakannya drpd terus mengingatnya...
Aq terlalu mencintainya namun aq tak mw memilikinya,,maka lebih baik aq membencinya drpd ku harus menyayanginya...
Akankah kau mendengarkan permintaanku tuhan???



Perselingkuhan


Arah langkahmu telah terbaca...kau menoleh d punggungku...mestinya kau tak memberiku sebuah rasa...bila akhirnya kan melukaiku...
Kau tak sadar arti tersakiti...begitu rajinnya kau merajut sebuah luka...belum mengerti jg artinya setia...hingga dgn mudahnya kau menjalin cinta...
Ku tak lg menyala terang...cahayaku meredup bersama hilangnya bulan...gelapku pun tak bisa merelakan...jika sinarmu beralih padanya...
Ku terpaksa menidurkan cintaku...dan takkan bangkit sampai senja ini punah...mengingat sakitnya tak tertahankan...melepasmu dijamah yg lain...
Pergilah yg jauh kecewaku...beranjaklah dgn semua noda yg kau tancapkan...sisakan kebahagiaan untukku...krn ku tak sanggup lg bergelut dgn luka...
Biarlah kutitipkan kisahku kepada waktu...berharap air mata ini cukup utk menenggelamkanmu...tak adil jika tanganku yg menghukummu...krn ku percaya tuhanlah hakim yang sejati...

 

 

Hangatnya cintaku padamu

Menjelang menemukan cinta, ku terdiam dalam sunyi...saat cinta tlah hadir disini, pekat pun berakhir sudah...
Dalam lelahnya jiwaku, malam serasa tanpa batas...saat cinta mulai menyinariku, mendung pun berganti langit indah...
Cinta jabat erat senyumku, berteman dgn bahagiaku, merendam isi hatiku, hingga terbias rasa rindu padamu...
Cinta yg menemukanmu, cinta jg yg memilihmu...ku pemuja wujudmu, krn hatiku tlah terbawa olehmu...
Cinta tlah merasuki jiwaku, menjelma disetiap jengkal tubuhku...di selang" urat nadiku, tlah terlahir butiran" darahmu...

Coba kau hela udara pagi, tatap indahnya sinar matahari, bawa segenggam embun padaku, sirami duniaku dgn tangan sucimu...
Akan ku asah satu cerita tentang qt, dimana baik dan buruk dibungkus hebohnya cinta...dan akan ku lukis semua mimpi qt berdua, yg mana bahagia dan sedih dirangkum penuh cinta...

Saat aq berkhayal dgnmu, janji pun terujar sudah...setenang hamparan samudra, nantikan hasil mimpiku menjelma...
Dan bila karya terwujudkan, mahkotaku hadir untukmu...saat nikmat dunia mulai menggila, ku pastikan cinta qt tetap terjaga...

Beri kenyamanan pada hidupmu, hiasi dgn lembutnya sentuhan kasih sayangku...terangi di setiap lembar hari"mu, penuhi dgn hangatnya sinar mentariku...
Semoga cinta qt di jaga matahari pagi...semoga tanah ini takkan rapuh disapa badai...ku pastikan tulang rusukku akan ku jaga sampai mati...
untuk selama"nya...
Hingga di ujung waktu ku...

Bukan pecundang!!!!


Hanya krn sesuatu yg tlah lepas dari tanganku, bukan berarti aq menjadi org yg lemah,,,hanya krn hatimu tak lg untukku, tak mesti membuat hidupku jd berantakan,,,ku tak berkecil hati, sebab perpisahan dgnmu bukanlah ku anggap sbg perjalanan menuju kehancuran,,,ku akan terus berjalan dgn langkah yg tegap dan penuh percaya diri dlm melanjutkan hidup,,,keterbatasan perasaan takkan mampu menepikan harapan di sisa hidupku,,,semangatku masih akan terus kujaga meski suaramu kini tak lg ada,,,segala kepedihan dan kebulsyitan yg kau berikan di masa lalu tlah kujadikan pegangan utk langkahku kedepan,,,berbagai bentuk kepahitan yg dulu pernah ku rasakan bukanlah jalan buntu bagiku utk mencapai kebahagiaan,,,dgn berpikir positif aq dpt menikmati hidup di setiap jengkal kesendirianku,,,melalui setitik kesabaran aq akan mengindahkan dunia ini dgn caraku sendiri,,,aq bukanlah seorang pecundang dan kepergianmu tdk pula menjadikanku seorang pesakitan,,,jgn kau anggap aq hancur, meski tanpamu, aq masih tetap bisa bahagia,,,dan jgn kau anggap aq meredup, disaatku sendiri, aq bahkan lebih bersinar drpd bintang...

Aq Tidak Buta

Mgkin krn kau menganggap drimu sempurna, kau merasa kau lah makhluk terhebat...
Mgkin krn kau menganggap kau lah manusia yg paling kaya, kau merasa kau lah pemilik dunia...
Mgkin krn kau menganggap kau lah wanita tercantik, kau merasa akan dgn mudahnya mengendalikanku...
Hentikanlah smua fikiran kotormu, ku takkan terpengaruh oleh suntikan racunmu...
Bunuhlah smua niat jahat yg ada didlm otakmu, ku takkan tergoda oleh rayuan bulsyitmu...
Jgn pernah kau mencoba mengatur hidupku...
Dan jgn pernah kau seenaknya memperbudakku...
Aq memang tdk sempurna, aq jg hanya org biasa, dan aq pun tidaklah kaya, akan tetapi aq tidak buta...
Ku masih bisa melihat kebusukan yg ada pada dirimu...
Ku takkan bisa diperlakukan sesuka hatimu...
Tak pernah terlintas dibenakku utk menuruti smua kemauanmu...
Dan haram bagiku utk menggadaikan harga diriku padamu...
Di dunia bukan hanya ada kau, masih bnyak yg bisa kuharapkan, dan bukan org seperti kau yg kubutuhkan...
Jgn kau sok cantik didepanku, dan jgn kau sok imut didepanku,, krn hanya kejelekan kau lah yg tampak dimataku...
Jgn kau berpura" baik didepanku, dan jgn kau berpura" alim didepanku,, krn ku bisa melihat siapa kau yg sebenarnya...
Tak ada yg nyata darimu, smua yg kau tunjukkan itu palsu...
Kau hanyalah bangkai busuk yg diberi parfum dan didandani oleh iblis...
Kau sangat pantas utk dicampakkan, ku tlah muak dgn smua yg ada padamu...
Menyingkirlah kau sejauh-jauhnya, dan binasalah kau bersama kebusukan" yg kau tanamkan...
Ku tak ingin lg melihat wujudmu, sifatmu itu sudah menyerupai setan, Menjijikkan!!!


Tak Terbaca

Bibir ini tlah lelah...
Namun... Belum ada telinga yg terbuka...
Tak ada jiwa yg mau mengerti...
Seakan lidahku ini hanyalah sampah...

Mgkin krn aq hanya ditatap sebelah mata...
Tak ada waktu utk melihat perasaanku...
Tak ada keikhlasan utk mengikuti langkah kaki ku...
Seakan hati ini harus terbiasa merasakan luka...

Biarlah... Biarlah...
Teruslah berjalan dgn kepala yg tegak didepanku...
Sepertinya aq memang tak mampu menghancurkan kepala itu...
Aq menyerah...
Ku rela bila dunia tercipta hanya utkku menikmati keangkuhan yg ada...

Selasa, 26 Juni 2012




 Belum

Ada sesuatu yg belum kusentuh rasanya...

Bukan benda yg tertangkap oleh mata...

Sepertinya hanya tertanam di dalam jiwa...

Dan apa itu? Tunggu dulu, Aq masih meraba...

Biar ku ingat lagi apa yg tertinggal olehku...

Oh y aq ingat sekarang, ternyata aku belum membahagiakanmu...


 Nanti...

Suatu saat nanti... hari ini akan lenyap tertimbun waktu...
Disini... ditempat kau putuskan aku 5 menit yg lalu, tak akan menjadi luka di hidupku...
karena disana... disuatu hari nanti... aku sudah berjanji pada diriku sendiri...
Janji utk tidak akan membencimu...
karena aku tahu, dendam hanya akan mendekatkan bathinku padamu...



 (Tak) Berani

Entah dimana keberanian ini...
Aku takut mati, maka aku takut menyapamu...
Aku ingin hidup, lalu aku tak pernah menghampirimu...
Tapi aku suka dengan senyum itu...
Senyum yg slalu kunanti dari kejauhan...

Entah dimana keberanianku...
Entahlah...
Yang aku tahu...
Aku telah berani utk tidak merusak senyummu...
Aku telah berani menahan kekagumanku padamu...